<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-32258941</id><updated>2011-11-28T08:30:31.869+08:00</updated><title type='text'>Ordinary Man With Ordinary Life</title><subtitle type='html'>Orang biasa dengan kehidupan yang juga biasa-biasa saja ingin berbagi unek-unek dengan anda tentang apa aja yang terlintas di pikiran dan nyelonong di kehidupan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://m-nur.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/32258941/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m-nur.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Bontang Coy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3826/3522/320/nurweb.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-32258941.post-115583336635467860</id><published>2006-08-18T00:42:00.000+08:00</published><updated>2006-08-18T18:02:05.230+08:00</updated><title type='text'>Brown Kitties</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Beberapa hari lalu saya terbaring tak berdaya akibat pilek disertai demam dan sesak napas sehingga harus istirahat dirumah beberapa hari. Bersamaan dengan HUT kemerdekaan akhirnya saya juga bisa menghirup udara dengan merdeka setelah beberapa hari di dera sesak napas. &lt;br/&gt;Menurut diagnosa dokter setelah memperhatikan juga hasil X-ray/Rontgen maka saya di vonis mengidap sakit Bronkhitis Kronis, konon ini karena gaya hidup saya yang doyan merokok serta begadang menghirup udara malam. Saya plesetin nama penyakit ini pada judul jadi 'brown kitties', biar didengar lebih manis dan nggak seram.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Untuk itu saya ingin berbagi sedikit info dengan teman-teman khususnya yang juga perokok berat serta doyan begadang mengenai penyakit yang satu ini, karena di bungkus rokok yang saya konsumsi cuman ada peringatan kanker, jantung serta gangguan kehamilan dan janin, tapi nggak ada tuh bronkhitis. Atau mungkin ini penyakit yang sudah pasti buat perokok dan jago begadang sehingga nggak perlu diingatkan lagi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tapi  simak aja deh  penjelasan seputar brown kitties dibawah ini :&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Brown kitties  adalah suatu peradangan dari satu atau lebih saluran  bronkus (saluran udara ke paru-paru). Penyakit ini biasanya bersifat ringan dan pada akhirnya akan sembuh sempurna. Peradangan ini disebabkan oleh banyak faktor. Penyebabnya bisa dari virus, bakteri, alergi, dan lainnya. Peradangan yang akut bisa terjadi secara singkat atau panjang. Tetapi pada penderita yang memiliki penyakit menahun (misalnya penyakit jantung atau penyakit paru-paru) dan pada usia lanjut, bronkhitis bisa bersifat serius. &lt;br/&gt;Bila bronkhitis itu lama dan berkepanjangan, bahkan cenderung untuk sesekali kambuh di masa-masa tenang, itulah bronkhitis kronis. Penyakit ini disebabkan oleh serangan berulang bronkhitis akut atau penyakit kronis lainnya. Gejalanya, terdapat serangan-serangan batuk dengan ekspektorasi, baik banyak maupun sedikit.&lt;br/&gt;Peradangan pada bronkhus juga bisa disebabkan masuknya benda-benda asing pada saluran pernapasan dan menginfeksi dinding saluran tersebut. Contohnya saja pada arachidic bronchitis yang disebabkan masuknya biji-bijian ke saluran bronkhus. Ada pula infeksi saluran pernapasan akibat adanya degenerasi keju (nekrosis kaseosa).&lt;br/&gt;Kalau dibiarkan, peradangan akan meluas hingga ke alveoli pada paru. Jenisnya adalah vesicular bronchitis yang kadang-kadang tampak di bawah pleura sebagai granulasi kuning keputihan seperti biji-biji jagung. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penyebab&lt;br/&gt;Biasanya disebabkan terkena angin dingin, penghirupan bahan-bahan iritasi, dan infeksi akut. Gejalanya adalah deman, nyeri pada dada terutama pada waktu batuk, dispne, dan batuk. Bronkhitis juga bisa mengeluarkan sekret mukopurulen yang banyak (pada catarrhal bronchitis).&lt;br/&gt;Infeksi pada bronkhus juga dapat ditimbulkan akibat iritasi ether, influenza, dan akibat virus campak. Ada juga bronkhitis akibat infeksi saluran napas pada penderita asma yang juga disebabkan bakteri. Penyebab infeksi lainnya adalah streptokokus, stafilokokus, dan virus tuberkulosa. &lt;br/&gt;Bronkhitis infeksiosa disebabkan oleh virus, bakteri dan (terutama) organisme yang menyerupai bakteri (Mycoplasma pneumoniae dan Chlamydia). Serangan bronkhitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru dan saluran pernapasan menahun. &lt;br/&gt;Infeksi berulang bisa merupakan akibat dari sinusitis kronis, bronkiektasis, alergi, pembesaran amandel dan adenoid pada anak-anak. Bronkhitis iritatif bisa disebabkan oleh berbagai jenis debu, asap dari asam kuat, amonia, beberapa pelarut organik, klorin, hidrogen sulfida, sulfur dioksida dan bromin. Polusi udara yang menyebabkan iritasi ozon dan nitrogen dioksida dan tembakau dan rokok lainnya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Gejala&lt;br/&gt;Gejalanya berupa batuk berdahak (dahaknya bisa berwarna kemerahan), sesak napas ketika melakukan olah raga atau aktivitas ringan, sering menderita infeksi pernapasan (misalnya flu), bengek, lelah, pembengkakan pergelangan kaki, kaki dan tungkai kiri dan kanan, wajah, telapak tangan atau selaput lendir yang berwarna kemerahan, pipi tampak kemerahan, sakit kepala, gangguan penglihatan.  &lt;br/&gt;Bronkhitis infeksiosa seringkali dimulai dengan gejala seperti pilek, yaitu hidung meler, lelah, menggigil, sakit punggung, sakit otot, demam ringan dan nyeri tenggorokan.  &lt;br/&gt;Batuk biasanya merupakan tanda dimulainya bronkhitis. Pada awalnya batuk tidak berdahak, tetapi 1-2 hari kemudian akan mengeluarkan dahak berwarna putih atau kuning. Selanjutnya dahak akan bertambah banyak, berwarna kuning atau hijau.  &lt;br/&gt;Pada bronkhitis berat, setelah sebagian besar gejala lainnya membaik, kadang terjadi demam tinggi selama 3-5 hari dan batuk bisa menetap selama beberapa minggu. Sesak napas terjadi jika saluran udara tersumbat. Sering ditemukan bunyi napas mengi, terutama setelah batuk.  &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Diagnosis&lt;br/&gt;Diagnosis biasanya ditegakkan berdasarkan gejala, terutama dari adanya lendir. Pada pemeriksaan dengan menggunakan stetoskop akan terdengar bunyi ronki atau bunyi pernapasan yang abnormal. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan tes fungsi paru-paru, rontgen dada. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengobatan&lt;br/&gt;Untuk mengurangi demam dan rasa tidak enak badan, kepada penderita dewasa bisa diberikan aspirin atau acetaminophen; kepada anak-anak sebaiknya hanya diberikan acetaminophen. Dianjurkan untuk beristirahat dan minum banyak cairan.  &lt;br/&gt;Antibiotik diberikan kepada penderita yang gejalanya menunjukkan bahwa penyebabnya adalah infeksi bakteri (dahaknya berwarna kuning atau hijau dan demamnya tetap tinggi) dan penderita yang sebelumnya memiliki penyakit paru-paru. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kepada penderita dewasa diberikan trimetoprim-sulfametoksazol, tetracyclin atau ampisilin. Erythromycin diberikan walaupun dicurigai penyebabnya adalah Mycoplasma pneumoniae. Kepada penderita anak-anak diberikan amoxicillin. Jika penyebabnya virus, tidak diberikan antibiotik. Jika gejalanya menetap atau berulang atau jika bronkhitisnya sangat berat, maka dilakukan pemeriksaan biakan dari dahak untuk membantu menentukan apakah perlu dilakukan penggantian antibiotik. &lt;br/&gt;(diramu dari berbagai sumber)&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/32258941-115583336635467860?l=m-nur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m-nur.blogspot.com/feeds/115583336635467860/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://m-nur.blogspot.com/2006_08_01_archive.html#115583336635467860#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/32258941/posts/default/115583336635467860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/32258941/posts/default/115583336635467860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m-nur.blogspot.com/2006_08_01_archive.html#115583336635467860' title='Brown Kitties'/><author><name>Bontang Coy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3826/3522/320/nurweb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-32258941.post-115583150913936096</id><published>2006-08-18T00:16:00.000+08:00</published><updated>2006-08-18T18:04:02.466+08:00</updated><title type='text'>Upacara Bendera 17 Agustus</title><content type='html'>Siaap.. Grak!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kemarin merah putih dikibarkan dimana-mana. Tepat  61 tahun sudah Indonesia merdeka. Indonesia, tanah air yang konon direbut dan dipertahankan  kemerdekaannya dengan keringat, darah dan air mata. Setiap tahun diperingati, tetapi saya sudah lupa kapan terakhir ikut upacara bendera 17 Agustus, mungkin lima tahun yang lalu, kebetulan memang tidak pernah ditugaskan oleh kantor untuk ikut dan tidak bersedia ikut secara sukarela dan penuh kesadaran. Terserah mau dibilang tidak nasionalis, tidak memberi teladan sebagai aparat, tidak menghargai jasa para pahlawan dll. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Nah kalo pejabat memang paling doyan yang namanya upacara, karena disitulah mereka makin nampaknya kepejabatannya (datang belakangan, pakai setelan jas/PSL dan duduk di kursi VIP, hujan nggak kehujanan, panas nggak kepanasan). Yang merasa pejabat jangan marah yaa.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt; Hormaaat….Grak….!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mending nonton liputan seputar HUT RI di televisi aja. Tapi di liputan televisi banyak orang mengeluh bahwa mereka belum merdeka. Ada yang rumahnya terendam lumpur, ada pengangguran, ada juga veteran patah hati, ada yang mengeluhkan harga kebutuhan pokok dan BBM yang melambung, ada yang baru saja ketiban bencana alam.&lt;br/&gt;Eh.. tapi di televisi ada juga yang justru mengajak untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan, siapakah mereka? Yaa banyak, tetapi mayoritas yang banyak tampil yaitu pejabat, pengusaha dan selebritis. Mungkin.. ini baru mungkin lho, mereka memang merasakan nikmat kemerdekaan itu. Penghasilannya besar, tempat tinggal mereka mewah, tidak rawan bencana, makanannya enak, pakaiannya mahal dan bermerek, pokoknya segala kebutuhan tercukupi bahkan berlebih. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Istirahat ditempaaat Grak!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saya berada di tengah, yaitu percaya bahwa Indonesia sudah merdeka tapi merasa masih ada hal-hal yang perlu dilepaskan dari belenggu penjajahan, tapi hal-hal itu apa dan penjajahnya siapa dan yang yang dijajah siapa,  saya juga masih bingung. Udah ah&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dilanjutkan dengan Aubade Lagu-lagu perjuangan tapi plesetan (Mohon Ampun Pengarang) :&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bangun Pemudi Pemuda :&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bangun Pemudi Pemuda Indonesia, &lt;br/&gt;Lengan Baju Singsingkan Untuk Negara, &lt;br/&gt;Masa Yang Akan Datang Kamu Yang Membayar, &lt;br/&gt;Sudah Menjadi Tanggunganku Menumpuk Utang! &lt;br/&gt;Sudah Jadi Tanggunganmu Untuk Mem! Ba! Yar!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hampir Malam di Jogya :&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hampir malam di ranjang&lt;br/&gt;ketika pacarku telan....(jang)&lt;br/&gt;renang-remang merang....(sang)&lt;br/&gt;terkejut aku jadi te... (gang)&lt;br/&gt;dua mata memandang,seakan-akan dia berkata....&lt;br/&gt;Tiduri aku oh sayang...&lt;br/&gt;dari pada ditiduri orang.....&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Garuda Pancasila Medley :&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;1&lt;br/&gt;Garuda Pancasila&lt;br/&gt;Siapakah pendukungmu&lt;br/&gt;Patriot Proklamasi Tak Sudi Berkorban Untukmu&lt;br/&gt;Pancasila dasarnya apa?&lt;br/&gt;Rakyat Adil makmurnya Kapan?&lt;br/&gt;Pribadi bangsaku&lt;br/&gt;Tidak Maju maju 3 x&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;2&lt;br/&gt;Garuda panca pencit&lt;br/&gt;Aku ra nduwe duwit&lt;br/&gt;duwite mung seringgit&lt;br/&gt;Lek nggolek nganti kecirit&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;3&lt;br/&gt;Garuda Pancasila&lt;br/&gt;"aki rek di sunatan,&lt;br/&gt;pesona geus sadia,&lt;br/&gt;akina lulumpatan,&lt;br/&gt;ayo aki maju,ayo aki maju,&lt;br/&gt;n'tong buru2&lt;br/&gt;(visssssssssssssss!!!!!!)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;3&lt;br/&gt;Garuda panca silo, &lt;br/&gt;aku tak punya harto, &lt;br/&gt;kubeli kolor ijo, &lt;br/&gt;keluar cicak rowo.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pantang Mencret :&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;putra pertama lahir mencret!!&lt;br/&gt;kudoakan dikau segera minum diapet.&lt;br/&gt;sembah sujut ibunda,&lt;br/&gt;cepat sembuhlah ananda,&lt;br/&gt;jadilah keagungan keluarga.&lt;br/&gt;cepat...................!&lt;br/&gt;sembuh..................!&lt;br/&gt;pantang.................!&lt;br/&gt;mencret..................!&lt;br/&gt;makanya minum diapet dijamin pasti mampet!!!!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Upacara Selesai&lt;br/&gt;Bubaaar… Jalan! &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/32258941-115583150913936096?l=m-nur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m-nur.blogspot.com/feeds/115583150913936096/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://m-nur.blogspot.com/2006_08_01_archive.html#115583150913936096#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/32258941/posts/default/115583150913936096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/32258941/posts/default/115583150913936096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m-nur.blogspot.com/2006_08_01_archive.html#115583150913936096' title='Upacara Bendera 17 Agustus'/><author><name>Bontang Coy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3826/3522/320/nurweb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-32258941.post-115495081921713449</id><published>2006-08-07T19:34:00.000+08:00</published><updated>2006-08-07T19:57:30.210+08:00</updated><title type='text'>Mutasi Sebentar Lagi</title><content type='html'>Mutasi sebentar lagi ……Seperti judul lagu anak-anak, tapi begitulah pembicaraan yang beredar di kalangan PNS di daerah saya jika angin mutasi mulai berhembus seperti saat-saat tulisan ini di posting. Mutasi disikapi beragam mulai dari yang sibuk dan kasak-kusuk cari bocoran siapa akan ditempatkan dimana, lobi-lobi dan pendekatan ke pejabat yang berwenang, sampai yang pura-pura cuek walaupun dalam hati harap-harap cemas.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dalam dunia organisasi yang modern dan sehat sebenarnya mutasi atau perubahan posisi/jabatan seseorang adalah hal yang lumrah bahkan perlu demi kesinambungan kerja, semua orang memang harus pindah sesuai dengan prinsip&lt;i&gt; 'tour of duty'&lt;/i&gt; dan '&lt;i&gt;tour of area'&lt;/i&gt; . Segala pertimbangan penempatan seseorang murni didasarkan pada '&lt;i&gt;right man on the right place'&lt;/i&gt; dan juga prestasi yang bersangkutan. Hal ini tentunya saja didukung dengan manajemen sumber daya manusia yang handal khususnya sistem penilaian kinerja dan sistem pengawasan serta terkait pula sistem penggajian, sistem kelembagaan organisasi tersebut dan lain sebagainya.&lt;br/&gt;Tapi lain ceritanya dengan organisasi pemerintahan khususnya pemerintah kabupaten/kota walaupun mungkin tidak semuanya. Mutasi selalu diwarnai kalau tidak bisa dikatakan di pengaruhi oleh kepentingan-kepentingan dari ‘dunia lain’ (bukan salah satu tayangan mistik).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bicara tentang kepentingan maka tidak lepas dari politik. Untuk lebih mudah dan membedakan dengan kegiatan politik lainnya, kita sebut saja politik kantor. &lt;br/&gt; Sebagaimana sebuah negara, kantor juga mempunyai politik, apalagi kantor pemerintahan kabupaten/kota yang nota bene saat ini kabupaten/kota dipimpin oleh orang politik yang diusung parpol. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sebagai ‘warga negara’ yang baik, semestinya anda memahami arah politik kantor anda, karena mau tidak mau anda bersinggungan dengan hal ini dan tak mungkin menghindarinya begitu saja. Mungkin anda beranggapan istilah ‘politik’ terlalu mengerikan dan berkonotasi negatif karena hal-hal yang berbau politik itu selalu berkaitan dengan intrik-intrik dan kelicikan. &lt;br/&gt;Seorang mantan top manajer/eselon II yang memimpin kantor saya dalam beberapa kesempatan pernah berkata “PNS tidak berpolitik tetapi jangan buta politik” Sayang akhirnya dia justru jadi korban politik dan sekarang ‘berhasil’ dipindahkan dan saat ini hanya jadi pejabat eselon III di Pemerintah Provinsi setelah sebelumnya ‘masuk kotak’. Memang, kalau tak pandai-pandai, Anda bisa terjebak di dalamnya, atau lebih buruk lagi Anda menjadi ‘korban politik’. Sebelum itu terjadi , ada strategi-strategi yang perlu anda ketahui.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Apa itu politik kantor?&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Sederhananya, politik kantor adalah suatu cara memanfaatkan lingkungan kerja kita dengan tujuan agar pekerjaan, tugas, dan tanggung jawab kita terselesaikan atau tercapai dengan baik sesuai harapan kita. Boleh dibilang, tak ada satu kantor pun yang tidak mempunyai politik. Mengapa? karena, dalam suatu kantor terdapat beberapa orang dengan tugas serta tanggung jawab berbeda, yang menyebabkan tiap-tiap orang mempunyai siasat untuk sampai ke tujuan masing-masing, baik yang diupayakannya sendiri maupun secara berkelompok.Jika setiap orang melakukan hal yang sama sehingga tercapai iklim kompetisi yang sehat, maka politik di kantor itu sehat. &lt;br/&gt;Dengan kata lain, setiap orang mempunyai strategi dan kepekaan sendiri-sendiri dalam menangkap isyarat-isyarat dari lingkungannya dan menentukan tindakan-tindakan yang menurutnya paling tepat untuk diambil. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Politik selalu identik dengan intrik? &lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;Politik di tempat kerja memang sering kali dikonotasikan negatif dan identik dengan intrik-intrik.Hal ini terjadi karena yang tercipta adalah suasana kompetisi yang negatif, dimana tujuan utamanya adalah mencengkramkan kekuasaaan dan pengaruh yang kuat, bukan lagi memberi kontribusi yang memadai kepada organisasi pemerintah daerah.Padahal, jika tujuan yang ingin dicapai lewat berpolitik itu adalah kualitas kerja yang lebih baik, tidak semata-mata karena ambisi untuk meraih posisi tanpa mengindahkan hal-hal lain, maka politik yang berjalan adalah politik kantor yang benar. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Perlukah kita mempedulikan politik kantor?&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Ya! Pertama, agar pekerjaan bisa anda selesaikan dengan lancar, karena anda tahu celah-celah sulit dan bagaimana menembusnya degnan cara taktis.kedua, agar anda mengenal sekeliling anda dan tidak salah langkah.Orang yang tidak mau mengenal politik kantor , ibarat katak dalam tempurung, karena ia tidak tahu apa-apa. Lebih jauh lagi, ketidaktahuan ini bisa berakibat buruk.misalnya anda menganggap salah satu rekan kerja anda sebagai teman kerja yang baik, tanpa menyadari bahwa ia sedang memanfaatkan anda sebagai salah satu”bidak catur” untuk kepentingan ambisinya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana mengenali politik di kantor kita?&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;anda harus rajin melakukan pengamatan , menjadi orang yang terbuka(suka menyerap informasi dan bertanya), menciptakan kesan bahwa anda bisa dipercaya. Namun, yang tak kalah penting, anda diharapkan pandai menciptakan komunikasi serta interaksi yang bersifat netral.dengan begitu, informasi yang anda butuhkan bisa segera anda dapatkan, dan proses pengenalan anda bisa berjalan mulus.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Politik kantor hanya dilakukan oleh posisi menengah ke atas ?&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;Tidak. Siapapun bisa berpolitik. Orang-orang dengan jabatan tingi belum tentu bisa menciptakan suatu atmosfer yang memicu timbulnya politik. Bisa jadi yang menentukan adalah orang-orang yang ada di bawahnya, tetapi mempunyai pengaruh cukup kuat.Di kalangan bawah, politik pun bisa bergulir. Misalnya, mereka berkolompok untuk mendapatkan informasi rahasia dan sengaja membuat geger pemerintahan untuk menekan pihak manajemen dalam hal ini Kepala Daerah dan Pejabat teras. Oleh sebab itu, sebaiknya anda berhati-hati jika ingin melibatkan diri dalam politik kantor.Anda tahu risiko yang akan anda pikul. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Karena politik kantor itu melibatkan orang-orang tertentu, gaya berinteraksi dan komunikasi antarpersonal, serta upaya mengembangkan hubungan taktis dan melancarkan pekerjaan, maka yang perlu anda perhatikan atau cari adalah:&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;1. Orang-orang yang berpengaruh &lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;Tokoh berpengaruh di sini tidak selalu identik dengan jabatan yang tinggi, tetapi dari seberapa kuat posisinya dalam pengambilan keputusan. Jangan lupa juga dengan unsur legislatif / DPRD yang kadang turut “berpartisipasi”  dalam penentuan posisi seorang PNS.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;2. Orang yang dekat dengan pimpinan&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Biasanya dia sering diandalkan atasan, dimintai pendapat dalam berbagai rapat, bahkan di luar kantor dia sering terlihat mendampingi atasan.Tak terlalu salah kalau kita berasumsi dia punya ‘pengaruh’ terhadap atasan, sehingga kalau anda menghadapi masalah dan perlu pertimbangan atasan segera, anda bisa memanfaatkan bantuannya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;3. "Klik" atau kelompok yang terlihat menonjo&lt;/strong&gt;l &lt;br/&gt;Perhatikan bagaimana mereka berinteraksi baik satu sama lain maupun saat berurusan dengan orang di luar kelompoknya.Pengelompokan mungkin terjadi antara mereka yang berasal dari almamater yang sama , atau memiliki latar belakang ketrampilan atau idealisme yang sama.Bahkan juga mungkin terjadi karena minat, hobi, dan gaya hidup yang sama. Jika melakukan pendekatan pada kelompok tertentu, tentu saja harus disesuaikan dengan kelompoknya &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;4. Pola Interaksi&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Selain individu atau kelompok, ada baiknya anda peka terhadap pola interaksi dan komunikasi antarindividu di kota anda.Misalnya, anda sering terlihat bersama si B, tetapi isi komunikasi mereka hanya hal-hal ringan.Sementara intensitas hubungan si A dan si C tampaknya biasa saja, tetapi komunikasi yang mereka lakukan lebih berbobot, isi pembicaraan menyangkut isu penting di dalam kantor dan mempunyai pengaruh pada pekerjaan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;5. Bahasa terselubung&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Andapun diharapkan cukup pandai menerjemahkan bahasa terselubung yang kerap dipakai dalam situasi politik kantor. Contohnya, seorang atasan mengatakan, &lt;br/&gt;“karena Pak Nanang sudah tidak di kantor kita lagi, yang akan meminpin Sub Bagian anda sekalian adalah Bu Henny, yang dalam hal ini akan dibantu oleh Dewi” &lt;br/&gt;Kalau disimak lebih dalam lagi, mungkin di balik kalimat itu, ada makna lain: &lt;br/&gt;"karena setelah sekian periode performa Pak Nanang buruk dan karirnya mentok, maka Bu Henny untuk sementara waktu memimpin Sub Bagian anda. Karena Bu Henny pun bukan pengganti yang tepat, maka dia harus dibantu oleh Dewi yang lebih memiliki kompetensi."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Berpolitik agar ‘dilirik’ atasan…&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Politik di tempat kerja ikut menentukan peningkatan karier anda.Oleh sebab itu, Anda perlu menentukan sikap dan menciptakan kesan dan citra diri yang bagus di depan orang lain, terutama atasan anda. Yang perlu anda lakukan adalah membekali diri dengan perencanaan-perencanaan yang bisa mengembangkan karir anda, yang anda dapatkan dari penangkapan-penangkapan penampakan (meminjam istilah tayangan mistik) di sekeliling anda, seperti atsmosfer kantor, jenis hubungan dengan atasan, tipe pegawai seperti apa yang gampang diterima dimana-mana, sampai tipe pegawai yang mudah mendapat promosi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan agar ‘dilirik’ atasan: &lt;br/&gt;• Jangan ragu-ragu menginformasikan keberhasilan anda dengan cara-cara wajar dan tidak pamer &lt;br/&gt;• Jadilah pendukung atasan dalam setiap kesempatan.Misalnya, dalam rapat-rapat, Anda bisa mendukung pendapat-pendapat atasan anda.Tapi, jangan asal membeo, karena itu sebaiknya anda mencoba mengembangkan pendapatnya lebih jauh lagi dan mengungkapkan hal-hal baru sebagai tambahan. Jika anda tidak sependapat, sebelum mengungkapkan pendapat anda, sebaiknya anda mengawalinya dengan perhatian anda pada pendapatnya. &lt;br/&gt;• Tampilkan diri anda sebagai si serba bisa yang bisa diandalkan setiap kali atasan menunjuk anda &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kalau ketiga hal di atas tidak bisa anda terapkan dengan benar, Anda bisa dicap ‘carmuk’ alias cari muka atau penjilat. Tetapi jika anda bisa melakukannya dengan taktis dan mengembangkannya dengan tujuan yang baik, dibarengi dengan kemampuan mewujudkan hasil kerja yang maksimal, maka jalan karier anda pun bisa lancar.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Demikian sedikit bekal menjelang mutasi pegawai, semoga bermanfaat dan semoga atasan saya tidak mendeteksi blog ini (takut kalau dikira bakal di "politiki” oleh  saya).&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/32258941-115495081921713449?l=m-nur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m-nur.blogspot.com/feeds/115495081921713449/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://m-nur.blogspot.com/2006_08_01_archive.html#115495081921713449#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/32258941/posts/default/115495081921713449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/32258941/posts/default/115495081921713449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m-nur.blogspot.com/2006_08_01_archive.html#115495081921713449' title='Mutasi Sebentar Lagi'/><author><name>Bontang Coy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3826/3522/320/nurweb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-32258941.post-115484114987735891</id><published>2006-08-06T13:06:00.000+08:00</published><updated>2007-02-01T16:05:34.444+08:00</updated><title type='text'>Anakmu Bukan Anakmu, jadi anak siapa? Renungan Setelah Lewatnya Hari Anak Nasional</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;"Anakmu bukan anakmu",&lt;br /&gt;begitu bunyi baris pertama sajak Kahlil Gibran yang pernah saya&lt;br /&gt;baca ditempel di meja seorang ibu rekan sekerja saya. Jika anak yang jelas-jelas dilahirkan oleh seorang ibu dan ternyata ibu itu tidak "berhak" mengatakan bahwa si orok adalah anaknya, apalagi orang lain: guru, tetangga, institusi atau negara sekalipun. Dalam sajak yang pernah dilarang pada era Soeharto, karena mempunyai pesan kebebasan bocah, Gibran menandaskan bahwa anak ibaratnya sebuah anak panah. Orangtua adalah busurnya. Jika anak panah lepas dari busur, ia akan melesat jauh ke muka. Orang tuanya tidak akan bisa mengunjungi anak di masa depannya sendiri, betapa pun lewat mimpi.&lt;br /&gt;Di sini tampak, orangtua, apalagi institusi, negara, tidak bisa memiliki anak. Orang Jawa mengatakan bahwa anak adalah titipan Gusti Allah. George Norton menandaskan: "God makes beautiful kids, we just take care of them". Tuhan menciptakan anak-anak yang manis dan lucu-lucu; kita hanya bertugas menjaganya.&lt;br /&gt;Semoga kita bisa menjadi busur yang kokoh dan mantap bagi anak-anak "kita"&lt;/span&gt;&lt;span font=""&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah anak-anak "saya"&lt;/span&gt;&lt;span span=""&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;span font=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;span font=""&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3826/3522/320/abelweb.1.jpg" border="0" /&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Putri Nabilah, lahir di Bontang 29 Juli 2003, sekarang masih di Playgroup&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3826/3522/320/azaliaweb.jpg" border="0" /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Shabrina Azalia, lahir di Bontang, 20 Mei 2005&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/32258941-115484114987735891?l=m-nur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m-nur.blogspot.com/feeds/115484114987735891/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://m-nur.blogspot.com/2006_08_01_archive.html#115484114987735891#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/32258941/posts/default/115484114987735891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/32258941/posts/default/115484114987735891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m-nur.blogspot.com/2006_08_01_archive.html#115484114987735891' title='Anakmu Bukan Anakmu, jadi anak siapa? Renungan Setelah Lewatnya Hari Anak Nasional'/><author><name>Bontang Coy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3826/3522/320/nurweb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-32258941.post-115484024992850122</id><published>2006-08-06T12:55:00.000+08:00</published><updated>2006-08-06T12:57:29.946+08:00</updated><title type='text'>The First Jasmines</title><content type='html'>The First Jasmines&lt;br /&gt;by Rabindranath Tagore&lt;br /&gt;(This poem is from 'The Crescent Moon' by Tagore)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AH, these jasmines, these white jasmines!&lt;br /&gt;I seem to remember the first day when I filled my hands&lt;br /&gt;with these jasmines, these white jasmines.&lt;br /&gt;I have loved the sunlight, the sky and the green earth;&lt;br /&gt;I have heard the liquid murmur of the river&lt;br /&gt;through the darkness of midnight;&lt;br /&gt;Autumn sunsets have come to me at the bend of the road&lt;br /&gt;in the lonely waste, like a bride raising her veil&lt;br /&gt;to accept her lover.&lt;br /&gt;Yet my memory is still sweet with the first white jasmines&lt;br /&gt;that I held in my hands when I was a child.&lt;br /&gt;Many a glad day has come in my life,&lt;br /&gt;and I have laughed with merrymakers on festival nights.&lt;br /&gt;On grey mornings of rain&lt;br /&gt;I have crooned many an idle song.&lt;br /&gt;I have worn round my neck the evening wreath of&lt;br /&gt;BAKULAS woven by the hand of love.&lt;br /&gt;Yet my heart is sweet with the memory of the first fresh jasmines&lt;br /&gt;that filled my hands when I was a child.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/32258941-115484024992850122?l=m-nur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://m-nur.blogspot.com/feeds/115484024992850122/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://m-nur.blogspot.com/2006_08_01_archive.html#115484024992850122#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/32258941/posts/default/115484024992850122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/32258941/posts/default/115484024992850122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://m-nur.blogspot.com/2006_08_01_archive.html#115484024992850122' title='The First Jasmines'/><author><name>Bontang Coy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3826/3522/320/nurweb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
